Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Inspeksi K3 Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Inspeksi-K3-Keselamatan-dan-Kesehatan-Kerja
Inspeksi K3 Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Halo sobat teknik sipil, bagaimana kabar kalian hari ini? Saya doakan semoga kalian sehat, panjang umur dan berkah lancar... Amin Allahumma Amin

Pada kesempatan kali ini penulis akan menyajikan artikel tentang Inspeksi Keselamatan dan Kesehatan Kerja K3 kepada sobat teknik sipil. artikel dibuat mengambil dari berbagai sumber dan dituangkan dalam artikel ini.

Pengertian Inspeksi K3 Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Inspeksi K3 adalah pemeriksaan secara detail dan cermat terhadap suatu objek apakah sesuai atau tidak dengan aturan dan standar yang telah ditetapkan dan dilakukan oleh petugas yang mempunyai kompetensi yang sesuai dan dilakukan secara berkala.

Faktor Yang Mendasari Inspeksi K3

1. Kondisi tidak aman

2. Perilaku tidak aman
3. Terjadi perubahan pergantian peralatan maupun prosedur atau cara kerja
4. Pekerjaan dilakukan dalam jangka waktu yang lama dan berulang.

Tujuan Inspeksi K3 Keselamatan dan Kesehatan Kerja


1. Mencegah kondisi lingkungan kerja dan tindakan-tindakan tidak aman atau tidak sesuai dengan prosedur kerja;
2. Mencegah potensi bahaya yang menyebabkan cedera atau sakit akibat kerja dan masalah-masalah K3 yang ada di tempat kerja.
3. memastikan apakah fasilitas kerja yang ada dilapangan telah dikelola dengan baik sehingga akan diperoleh umpan-balik yang sangat berharga bagi manajemen dalam merencanakan tindakan perbaikan.

Tujuan Prinsip Inspeksi K3  Keselamatan dan Kesehatan Kerja

1. Semua kecelakaan dapat dicegah
2. K3 tanggung jawab saya
3. Semua bahaya harus diamankan
4. Melatih pekerja bekerja aman
5. Bekerja pada kondisi aman

Jenis Inspeksi K3 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
1. Inspeksi Informal (Unplanned Inspection)
Adalah inspeksi rutin yang dilakukan oleh karyawan lapangan itu sendiri, merupakan kegiatan tetap dan teratur.
- Dilakukan dengan tingkat kesadaran tinggi oleh setiap orang dalam rutinitas aktifitasnya
- Spontan, terbatas dan tidak sistematis
- Mendapatkan kondisi/ data sebenarnya/nyata & asli
- Bisa dalam bentuk kotak saran
Contoh :  
Inspeksi sebelum bekerja

2. Inspeksi Formal (Planned Inspection)
Adalah inspeksi pada suatu daerah kerja yang dilengkapi dengan daftar periksa agar segala kemungkinan terjadinya kerugian dapat terdeteksi.
- Menyeluruh dan komprehensif
- Terjadwal dengan jelas
- Bagian dari tanggung jawab managemen
- Dilakukan secara tim
- Dimana dan apa – Need Analysis
Contoh : 
Inspeksi Umum K3, Inspeksi Housekeeping, Preventif Maintenance Inspection, Pre Used Equipment Inspection

Pencatatan Inspeksi K3 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
1. Pencatatan adalah hal yang penting dilakukan pada kegiatan inspeksi
2. Dibuat format terdiri dari : identifikasi, kondisi spesifik dari peralatan, frekuensi inspeksi dan petugas pelaksana
3. Monitoring terhadap item kritis sangat penting untuk meyakinkan bahwa upaya pencegahan telah dilakukan

Pelaporan Inspeksi K3 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
1. Identifikasi daerah yang diinspeksi
2. Observasi keadaan non standard
3. Klasifikasi bahaya dan risiko
4. Segera melakukan tindakan yang cukup
5. Tindakan perbaikan dan rekomendasi
6. Penanggung jawab tindakan koreksi
7. Follow up tindakan yang diambil
8. Melengkapi dan verifikasi tindakan perbaikan
9. Menyediakan ruangan yang cukup untuk menulis hal yang diperlukan
10. Menyediakan ruangan yang cukup untuk manajemen review

Inspeksi-K3-Keselamatan-dan-Kesehatan-Kerja-01
Inspeksi K3 Keselamatan dan Kesehatan Kerja 01

Yang Harus Diperhatikan Pada Saat Inspeksi
1. Bagian yang harus diinspeksi?
2. Frekuensi harus dilakukan?
3. Obyektif
4. Siapa yang harus melakukan?
5. Aspek 5R (kebersihan & kerapihan)?
6. Tindak lanjut inspeksi?

Yang Harus Diinspeksi
Peralatan / Mesin
- Bergerak
- Mudah aus / karatan
- Mudah terbakar
- Bocor
- Menjadi longgar atau lepas
- Mengeluarkan asap atau gas
- Vibrasi / getar / menimbulkan panas
- Kondisi bahaya / tidak sesuai peraturan
- Setelah ada badai, hujan besar, gempa, dll

Metode
- Beda ketinggian
- Bekerja di ketinggian
- Bekerja di air
- Bekerja di ruang terbatas
- Ijin kerja
- Kondisi existing yang berbahaya ( jalan raya, pipa gas, tanki penyimpanan bbm , dll)

Material
- Kandungan materialnya
- Cara penyimpanan
- Cara handling

Manusia
- Tindakan tidak aman
- SIO
- Tes kesehatan
= Sertifikat keahlian

Lingkungan
- Faktor fisika
(Kebisingan,  cahaya,  suhu , getaran,  debu, gelombang mikro dan ultra violet)
- Faktor biologi
(Baku mutu air minum, air bersih ,  mikrobiologi
- Limbah B3
- 5R

Apabila sobat teknik sipil ingin mengikuti atau berlangganan artikel dari kami silahkan mengunjungi di :

 Group Instagram Youtube

Jika ingin mencopy artikel ini, mohon cantumkan juga sumbernya karena saya melihat ada blog yang copas tidak menyertakan sumbernya. Atau jika tidak, tulislah dengan bahasa masing-masing. Hargailah setiap karya dan usaha orang lain.

Sekian postingan singkat kali ini mengenai membuat Cara Mudah Menghitung Volume Beton Girder Jembatansemoga bisa bermanfaat untuk yang lagi belajar desain atau sekedar menambah referensi pengetahuan. Jangan lupa untuk selalu berbagi satu kebaikan dengan cara share atau bagikan artikel ini ke teman-teman di sosial medial, terimakasih semoga bermanfaat....

Post a Comment for "Inspeksi K3 Keselamatan dan Kesehatan Kerja"