Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Audit Keselamatan Jalan Raya

Audit-Keselamatan-Jalan-Raya
Audit Keselamatan Jalan Raya

 AUDIT KESELAMATAN JALAN RAYA
 Bahasa : Indonesia
 Halaman : 148 Halaman
 Format : Pdf
 Sumber : -
 Sifat : GRATIS
 Download 

ISI EBOOK


Definisi Audit Keselamatan Jalan
Audit Keselamatan Jalan adalah suatu bentuk pengujian formal terhadap potensi kecelakaan dan performance keselamatan dari suatu disain jalan atau jalan yang telah terbangun, oleh suatu team audit yang independen dan memiliki pengalaman dan keahlian (kompetensi) dalam bidang rekayasa keselamatan jalan (road safety engineering), pengkajian dan pencegahan kecelakaan (accident investigation and prevention), teknik dan menajemen lalu-lintas (traffic engineering and management), dan disain jalan (road design) [Austroads 1994].

Definisi tersebut mengisyaratkan bahwa AKJ merupakan suatu proses formal (bukan merupakan pemeriksaan informal) yang harus diterapkan di dalam berbagai tahapan proyek jalan. Berdasarkan pandangan ini, AKJ seyogianya sudah harus terintegrasi sejak dalam tahap awal perencanaan proyek.

Audit Keselamatan Jalan sebagai sebuah proses yang independen harus dilakukan oleh suatu team/auditor yang tidak terkait langsung di dalam proses perencanaan dan disain proyek jalan

Isu utama dari Audit Keselamatan Jalan adalah aspek keselamatan yang terkait langsung dengan disain geometri jalan serta kondisi fisik jalan dan lingkungan jalan termasuk kondisi fisik fasilitas penunjang dan pelengkap jalan

Audit Keselamatan Jalan tidak dimaksudkan untuk menilai standar yang digunakan melaikan menilai/menguji apakah perencanaan jalan, desain jalan serta implementasinya masih berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas setelah jalan tersebut dioperasikan

Audit Keselamatan Jalan ini tidak sama dengan Uji Laik Fungsi Jalan

FORMAL, dengan pengertian kegiatan audit melekat sebagai salah satu kegiatan yang harus dilakukan dalam setiap tahapan proyek, mulai dari tahap studi kelayakan hingga tahap uji coba pembukaan proyek tersebut. Penerapan AKJ secara formal untuk dapat dilakukan dalam setiap tahapan proyek memang masih memerlukan kebijakan. Kebijakan ini penting agar AKJ tersebut dapat dilakukan secara formal

INDEPENDEN, audit dilaksanakan oleh team atau auditor yang tidak terlibat secara langsung di dalam perencanaan atau desain jalan serta pembangunan jalan yang akan diaudit.

Klien atau proyek manajer berhak memilih atau membentuk team audit sendiri.
Akan tetapi sebaiknya menggunakan konsultan audit keselamatan jalan yang lebih profesional (berpengalaman), untuk menjaga keindependenan team serta hasil-hasil yang diberikan dapat lebih dipertanggungjawabkan.

QUALIFIED-TEAM, memiliki pengalaman melakukan audit keselamatan. Kategori qualified antara lain memiliki latar belakang sebagai TRAFFIC SAFETY ENGINEER, berpengalaman di dalam melakukan ACCIDENT INVESTIGATION, memiliki latar belakang sebagai TRAFFIC ENGINEER, dan ROAD DESIGN.

Melihat latar prasyarat yang begitu lengkap tersebut, kemungkinan cukup sulit untuk mendapatkan yang memiliki qualifikasi yang dpersyaratkan.

Anggota team audit, bisa saja hanya memiliki sebahagian dari prasyarat tersebut asalkan telah memiliki pengalaman di dalam melaksanakan audit keselamatan jalan

Berdasarkan pengalaman, anggota team yang memiliki latar belakang berbeda jauh lebih berhasil di dalam melaksanakan AKJ.

Tujuan & Manfaat Audit Keselamatan Jalan

Tujuan Audit Keselamatan Jalan
Mengidentifikasi potensi permasalahan keselamatan bagi pengguna jalan dan yang pengaruh-pengaruh lainnya dari proyek jalan, dan
Memastikan bahwa semua perencanaan / desain jalan baru dapat beroperasi semaksimal mungkin secara aman dan selamat

Manfaat Audit Keselamatan Jalan
Mencegah atau mengurangi kemungkinan terjadinya suatu kecelakaan pada suatu ruas jalan,
Mengurangi parahnya korban kecelakaan,
Menghemat pengeluaran negara untuk kerugian yang diakibatkan kecelakaan lalu-lintas, dan
Meminimumkan biaya pengeluaran untuk penanganan lokasi kecelakaan suatu ruas jalan melalui pengefektifan desain jalan.

Prinsip-prinsip Audit Keselamatan Jalan
Merupakan sebuah proses pemeriksaan formal aspek keselamatan jalan terhadap perencanaan, desain, hasil implementasi desain jalan baik jalan baru maupun jalan yang ditingkatkan;

Dilakukan oleh tim yang independen, berpengalaman, dan memiliki kemampuan dalam melakukan audit keselamatan jalan sesuai dengan jenis audit yangkan dilakukan;

Memberikan penilaian secara objektif terhadap aspek keselamatan dari perencanaan, desain dan hasil pembangunan jalan baik jalan baru maupun jalan yang ditingkatkan

Penilaian aspek keselamatan harus mempertimbangkan semua kebutuhan pengguna jalan sesuai perencanaan.

Lingkup Pekerjaan Audit Keselamatan Jalan
AKJ dapat diaplikasikan pada berbagai proyek jalan, antara lain pada:
• Projek pembangunan jalan baru
• Projek peningkatan jalan,
• Projek peningkatan persimpangan,
• Projek peningkatan jalur pejalan kaki, jalur sepeda, jalur sepeda motor
• Projek pembuatan Fly Over atau Underpass
• Projek pembangunan Terowongan
• Projek pembangunan Jalur Penyelamat
• Projek pembangunan/peningkatan Akses Jalan ke permukiman, perkantoran, industri, bandara, pelabuhan, terminal, dsb.

AKJ Tahap Studi Kelayakan
• AKJ tahap Studi Kelayakan: Audit keselamatan jalan pada studi kelayakan merupakan sebuah proses jaminan mutu (quality assurance) keselamatan jalan yang dilakukan dalam tahap perencanaan jalan baru ataupun jalan yang akan ditingkatkan

• Audit pada tahap studi kelayakan ini menitikberatkan pemeriksaan terhadap hasil studi kelayakan pada trase jalan terpilih dan tata guna lahan ditinjau dari aspek keselamatan pengguna jalan, baik untuk ruas jalan baru ataupun jalan yang ditingkatkan

• Tujuan AKJ tahap studi kelayakan adalah untuk a) mengidentifikasi potensi permasalahan keselamatan jalan dari trase jalan hasil studi kelayakan atau rencana pengembangan jalan yang akan ditingkatkan, b) mengakomodir aspek keselamatan jalan dan pengaruh pengembangan tata guna lahan di dalam perencanaan desain jalan baru ataupun jalan yang ditingkatkan; dan c) menyesuaikan konsep pengembangan jalan dan lingkungan jalan dengan jenis jalan dan standar desain jalan yang sesuai dengan fungsi jalan

• Sedangkan manfaat AKJ tahap studi kelayakan adalah untuk: a) mengurangi atau meminimalkan potensi kecelakaan dari trase jalan terpilih, dan b) memaksimalkan aspek keselamatan jalan di dalam perencanaan desain pada tahap selanjutnya.

• Secara umum aspek-aspek yang akan dikaji dalam studi kelayakan meliputi aspek pasar, aspek teknik, aspek keuangan (finansial), aspek hukum, aspek sosial ekonomi budaya dan aspek manajemen

• Aspek teknik yang dipertimbangkan antara lain lalu lintas, topografi, geometrik, geologi/geoteknik, perkerasan jalan, hidrologi/drainase, struktur jembatan

• Konsen dari AKJ Tahap Studi Kelayakan adalah penilaian aspek keselamatan dari TRASE terpilih ditinjau dari aspek perencanaan umum pengembangan jaringan jalan

• Konsen dari AKJ tahap Studi Kelayakan adalah penilaian aspek keselamatan dari TRASE terpilih

• Trase jalan atau sumbu jalan berupa garis-garis lurus saling berhubungan yang terdapat pada peta topografi suatu muka tanah dalam perencanaan jalan baru

• Prinsip memilih trase agar suatu jalan layak digunakan, antara lain JALUR TERPENDEK, TIDAK TELALU CURAM, SUDUT TANGEN tidak terlalu besar, GALIAN & TIMBUNAN

Trase JALAN ini akan berdampak terhadap perencanaan geometrik

AKJ tahap Desain Awal
• AKJ tahap desain awal: pemeriksaan terhadap komponen-komponen desain awal jalan yang lebih menitikberatkan pada pemeriksaan desain awal geometri jalan serta denah jalan yang direncanakan, untuk mengidentifikasi munculnya masalah keselamatan pada desain tersebut,operational issues that may be addressed prior to detailed design, then construction. yang dapat ditindaklanjuti sebelum dituangkan ke dalam desain rinci

• Audit Keselamatan Jalan pada tahap desain awal ini lebih menitikberatkan kepada pemeriksanaan terhadap elemen-elemen desain awal (basic design) jalan yang akan ditindak lanjuti pada tahap perencanaan desain rinci dengan menerapkan prinsip-prinsip keselamatan jalan yang responsif gender yang mencakup alinemen horizontal dan vertikal, lajur, median, bahu jalan, akses / persimpangan, fasilitas pejalan kaki, fasilitas sepeda dan sepeda motor, bangunan pelengkap jalan, lansekap, lampu penerangan jalan, serta pengaturan lalu lintas

• Tujuan AKJ tahap draf desain adalah untuk a) mengidentifikasi secara dini akan potensi permasalahan keselamatan bagi pengguna jalan yang terlewatkan pada tahapan audit keselamatan jalan sebelumnya; dan b) meminimalkan perubahan perencanaan yang signifikan apabila hanya tahap perencanaan desain awal dilakukan

• Manfaat audit tahap desain awal adalah untuk a) membantu meminimalkan permasalahan keselamatan jalan yang terlewatkan di tahapan sebelumnya; b) mengurangi atau meminimalkan pekerjaan tambahan yang memakan biaya dan waktu di dalam audit tahap perencanaan desain rinci; dan c) mencegah kemungkinan terjadinya suatu kecelakaan dan konflik lalu lintas pada suatu rancangan ruas jalan

AKJ tahap Detail Akhir
• Audit Keselamatan Jalan pada tahap desain rinci ini lebih menitikberatkan kepada pemeriksaan terhadap elemen-elemen desain rinci jalan yang akan ditindak lanjuti sebelum diimplementasikan dengan menerapkan prinsip-prinsip keselamatan jalan yang responsif gender

• Pemeriksaan pada tahap ini selain mencakup pemeriksaan kemungkinan adanya perubahan pada desain awal juga mencakup pemeriksaan khusus detail desain perambuan, marka, delineasi, pengaturan lalu lintas, bangunan pelengkap jalan, lokasi berbahaya tepi jalan, lansekap, dan lampu penerangan jalan

• Tujuan utama audit tahap desain rinci adalah untuk a) mengidentifikasi potensi permasalahan keselamatan bagi pengguna jalan dan pengaruh lainnya dari elemen desain rinci jalan; dan b) memastikan bahwa semua perencanaan jalan baru atau yang ditingkatkan dapat beroperasi dengan aman dan selamat.

• Manfaat audit tahap desain rinci adalah untuk a) mencegah kemungkinan terjadinya suatu kecelakaan dan konflik lalu lintas pada suatu rancangan ruas jalan; dan b) meminimumkan biaya pengeluaran untuk penanganan lokasi kecelakaan suatu ruas jalan melalui pengefektifan desain jalan yang berkeselamatan

Post a Comment for "Audit Keselamatan Jalan Raya"