Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

SPESIFIKASI BAHAN TAMBAHAN PEMBENTUK GELEMBUNG UDARA UNTUK BETON

spesifikasi-bahan-tambahan-pembentuk-gelembung-udara-untuk-beton
spesifikasi bahan tambahan pembentuk gelembung udara untuk beton

 BAHAN TAMBAHAN PEMBENTUK GELEMBUNG UDARA UNTUK BETON

 Kode : SNI 2496-2008
 Bahasa : Indonesia
 Halaman : 13 Halaman
 Format : Pdf
 Sumber : Badan Standardisasi Nasional  
 Sifat : GRATIS
Download

CUPLIKAN ISI EBOOK

Ruang ligkup
Spesifikasi ini mencakup bahan-bahan yang diusulkan untuk digunakan sebagai bahan tambahan pembentuk gelembung udara yang ditambahkan ke dalam campuran beton di lapangan. 

Satuan standar yang digunakan adalah Standar Internasional (SI). 
Spesifikasi ini dan catatan ini menerangkan mengenai bahan-bahan. Catatan ini (mencakup tabel dan gambar) tidak harus dipertimbangkan sebagai persyaratan standar. 

Acuan normatif 
SNI 15-2049-1994, Semen portland 
ASTM C 233, Test method for air-entraining admixtures for concrete 
ASTM C 185, Test Method for air content of hydraulic cement mortar 
ASTM C 260-01,

Istilah dan definisi
Bahan tambahan pembentuk gelembung udara
bahan yang digunakan  sebagai bahan beton, yang ditambahkan segera ke dalam campuran beton sebelum atau selama pencampuran, untuk membentuk gelembung udara.

Contoh grab 
contoh yang diperoleh dari sekali ambil operasi tunggal 

Contoh komposit/ gabungan 
contoh yang diperoleh dari 3 atau lebih contoh grab

Persyaratan umum 
a) Atas permintaan pembeli, pabrik harus mencantumkan secara tertulis bahan tambahan pembentuk gelembung udara yang disediakan untuk digunakan dalam suatu pekerjaan yang sama dalam konsentrasi, komposisi, dan kinerja pada bahan tambahan pembentuk gelembung udara  yang diuji sesuai spesifikasi ini.

CATATAN 1 Disarankan, bilamana dapat dipraktekan, pengujian dengan bahan tambahan pembentuk gelembung udara yang dibuat menggunakan seluruh bahan tambahan beton untuk pekerjaan yang spesifik, karena  pengaruh produksi yang dihasilkan oleh bahan tambahan pembentuk gelembung udara dapat bermacam-macam dengan sifat-sifat dari bahan beton lainnya.

b) Persyaratan untuk menetapkan komposisi atau persamaan kimia dari urutan (lot) berikutnya tidak tetap dengan urutan (lot) sebelumnya yang akan mempengaruhi uji kualitas dan persyaratan pada sub pasal 5 a) akan ditetapkan jika ada persetujuan antara pembeli dan pabrik. 

Atas permintaan pembeli, pabrik harus menyediakan prosedur uji IR spektrofotometer, pH, kadar padatan, untuk menetapkan kesamaan bahan dari urutan (lot) yang berbeda atau perbedaan campuran dari urutan (lot) yang sama. 

CATATAN 2  Untuk maksud ini akan didapatkan nilai absorpsi sinar ultraviolet (UV) dari larutan dan infrared (IR.) spektroskopi dari residu yang telah kering. Digunakan prosedur khusus dan kriteria untuk menetapkan persamaan harus ditentukan dengan memperhatikan komposisi dan sifat-sifat dari contoh. 

c) Atas permintaan pembeli pabrik harus mencantumkan secara tertulis kadar khlorida yang terdapat dalam bahan tambahan pembentuk gelembung udara, atau tidak adanya khlorida yang ditambahkan ke dalam bahan tambahan selama pembuatan.

CATATAN 3  Bahan tambahan yang mengandung klorida dapat mempercepat terjadinya korosi pada logam yang tertanam.

Persyaratan  keseragaman tambahan
a) Satu seri dari 2 atau lebih contoh uji pada urutan (lot) pembuatan harus mempertimbangkan keseragaman yang digabungkan ke dalam contoh uji  tunggal untuk pengujian kualitas, yang memberikan perbedaan  tidak lebih dari  jumlah yang ditunjukkan dalam sub pasal  5 d).

b) Contoh uji selanjutnya atau contoh gabungan harus dipertimbangkan sesuai dengan persyaratan dalam pelaksanaan persyaratan ini, selama contoh gabungan tadi  berbeda dari  contoh aslinya, diuji terhadap sub pasal  6.1, hingga tidak lebih dari jumlah yang tercantum pada sub pasal 5 d), dan  melengkapi pilihan tambahan lainnya, seperti pengujian IR spektroskopi  dan absorpsi sinar ultraviolet (UV), merujuk ke sub pasal 4 b), serta memenuhi  persyaratan.

c) Penentuan keseragaman harus dibuat sesuai dengan prosedur yang diberikan dalam bagian “Uji Cek Keseragaman” dan “Prosedur residu dengan cara pengeringan menggunakan oven” pada metoda uji ASTM C 233.

d) Perbedaan yang diperkenankan dari penentuan keseragaman tidak melebihi dari jumlah berikut:
- nilai pH dari bahan tambahan tidak boleh menyimpang dari daerah pH yang diberikan dalam brosur/label dari pabrik, daerah pH yang diberikan dalam label dari pabrik tidak boleh lebih dari 2;

- kadar udara dalam %, dari metoda uji ASTM C 185, mortar dipersiapkan dari urutan-urutan tidak boleh berbeda lebih dari 2% dari contoh uji yang dapat diterima;

- kadar residu dari bahan tambahan tidak boleh menyimpang dari daerah kadar residu yang diberikan dalam brosur/label dari pabrik, daerah kadar residu yang diberikan dalam label dari pabrik tidak boleh lebih dari  ± 12%. Kadar residu dari contoh uji yang diuji harus berada di dalam batas-batas ini. (CATATAN 4)

CATATAN 4  Sebagai contoh, biasanya kadar residu yang dihasilkan antara 5.0% sampai 6,5%. Batas kadar udara yang ditetapkan pabrik biasanya antara 5,06%  sampai 6,44%, mewakili ± 12% dari batas titik tengah  adalah 5,75% 

Perubahan panjang 
Setelah 14 hari pengeringan, perubahan panjang beton yang mengandung bahan tambahan tidak lebih dari 120% dari beton pembanding. Bila setelah 14 hari pengeringan, perubahan panjang dari beton pembanding lebih kecil dari 0,030%, perubahan panjang beton yang mengandung bahan tambahan tidak lebih besar  0,006% dari beton pembanding. 

Pengambilan contoh 
a) Pembeli harus diberi kesempatan untuk pengambilan contoh dan pemeriksaan baik di pabrik maupun di lapangan sesuai yang ditentukan oleh pembeli.

b) Contoh uji harus salah satu, baik dari contoh grab maupun  contoh komposit (gabungan), seperti yang ditentukan atau ditetapkan oleh spesifikasi ini.. Contoh uji grab diperoleh dalam operasi tunggal. Contoh gabungan  diperoleh dari  3 atau lebih contoh grab.

c) Untuk tujuan  dari spesifikasi ini, akan  diambil untuk  2 alasan berikut ini.
- Uji kualitas
Contoh uji yang diambil untuk tujuan mengevaluasi kualitas sumber atau urutan pencampuran bahan tambahan yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan spesifikasi ini adalah contoh-contoh yang digunakan untuk menetapkan kecocokan dengan persyaratan dari spesifikasi ini harus contoh komposit yang diambil dari contoh uji satu kali ambil grab dari lokasi yang cukup meyakinkan bahwa contoh komposit akan mewakili lot;

- Uji keseragaman
Contoh yang diambil untuk mengevaluasi keseragaman dari lot tunggal atau dari lot yang berbeda dari sumber yang sama biasanya subyektif dari jumlah uji yang terbatas sebagai hasil dari persetujuan antara pembeli dan pabrik (lihat pasal 4). Untuk membandingkan contoh komposit dari individual lot bila lotnya berbeda tetapi dari sumber yang sama Contoh grab harus digunakan bila  keseragaman dari lot tunggal ditetapkan.

Post a Comment for "SPESIFIKASI BAHAN TAMBAHAN PEMBENTUK GELEMBUNG UDARA UNTUK BETON"