Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PENGENALAN BETON UNTUK KONSTRUKSI JEMBATAN

PENGENALAN_BETON_UNTUK_KONSTRUKSI_JEMBATAN

PENGENALAN BETON UNTUK KONSTRUKSI JEMBATAN


Beton adalah campuran antara semen portland atau semen hidraulik yang setara, agregat halus, agregat kasar, dan air dengan atau tanpa bahan tambahan membentuk massa padat.

Mutu Beton dan Penggunaan
PENGENALAN-BETON-UNTUK-KONSTRUKSI-JEMBATAN-001
Tabel beton
Toleransi Beton
a)    Toleransi Dimensi
   Panjang keseluruhan sampai dengan 6 m.
   Panjang keseluruhan lebih dari 6 m
   Panjang balok, pelat dek, kolom dinding, atau antara kepala jembatan

b)    Toleransi Bentuk
   Persegi (selisih dalam panjang diagonal)
   Kelurusan atau lengkungan (penyimpangan dari garis yang dimaksud) untuk panjang s/d 3 m
   Kelurusan atau lengkungan untuk panjang 3 m - 6 m
   Kelurusan atau lengkungan untuk panjang > 6 m

c)    Toleransi Kedudukan (dari titik patokan)
   Kedudukan kolom pra-cetak dari rencana
   Kedudukan permukaan horizontal dari rencana
   Kedudukan permukaan vertikal dari rencana

d)     Toleransi Alinyemen Vertikal
Penyimpangan ketegakan kolom dan dinding

e)    Toleransi Ketinggian (elevasi)
   Puncak lantai kerja di bawah pondasi
   Puncak lantai kerja di bawah pelat injak
   Puncak kolom, tembok kepala, balok melintang

f)       Toleransi untuk Penutup / Selimut Beton Tulangan
   Selimut beton sampai 3 cm
   Selimut beton 3 cm - 5 cm
   Selimut beton 5 cm - 10 cm

g)     Toleransi Alinyemen Horisontal : 10 mm dalam 4 m panjang mendatar.

+ 5 mm
+ 15 mm

0 dan +10 mm


10 mm
12 mm

15 mm
20 mm


10 mm
10 mm
20 mm


10 mm


10 mm
10 mm
10 mm


0 dan + 5 mm
0 dan +10 mm
10 mm




Daftar Rujukan SNI
SNI 03-1968-1990

SNI 03-1972-1990
SNI 03-1973-1990
SNI 03-1974-1990

SNI 03-2460-1991

SNI 03-2491-1991
SNI 03-2493-1991

SNI 03-2495-1991
SNI 03-2816-1992

SNI 03-3403-1994
SNI 03-3418-1994

SNI 03-3976-1995
SNI 03-4141-1996

SNI 03-4142-1996

SNI 03-4156-1996
SNI 03-4433-1997
SNI 03-4806-1998

SNI 03-4807-1998

SNI 03-4808-1998

SNI 03-4810-1998

SNI 03-2834-2000

SNI 03-6429-2000

SNI 03-2492-2002
SNI 03-6817-2002

SNI 03-6889-2002
SNI 15-2049-2004
SNI 15-7064-2004
SNI 15-0302-2004
SNI 2417-2008

SNI 2458-2008

SNI 3407-2008


Pd T–07–2005-B
Metode pengujian tentang analisis saringan agregat halus dan kasar.

Metode pengujian slump beton.

Metoda pengujian berat isi beton.

Metode engujian kuat tekan beton.
Spesifikasi abu terbang sebagai bahan tambahan untuk campuran beton.
Metode pengujian kuat tarik belah beton.


Metode pembuatan dan perawatan benda uji beton di laboratorium.
Spesifikasi bahan tambahan untuk beton.
Metode pengujian kotoran organik dalam pasir untuk campuran mortar dan beton.
Metode pengujian kuat tekan beton inti pemboran.
Metode pengujian kandungan udara pada beton segar.
Tata cara Pengadukan dan pengecoran beton.
Metode pengujian gumpalan lempung dan butir-butir mudah pecah dalam agregat.
Metode pengujian jumlah bahan dalam agregat yang lolos saringan No.200 (0,075 mm).

Metode pengujian bliding dari beton segar.
Spesifikasi beton siap pakai.
Metode pengujian kadar semen portland dalam beton segar dengan cara titrasi volumetri.

Metode pengujian untuk menentukan suhu beton segar semen portland.

Metode pengujian kadar air dalam beton segar dengan cara titrasi volumetri.
Metode pembuatan dan perawatan benda uji beton di lapangan.
Tata cara embuatan rencana campuran beton normal.

Metode pengujian kuat tekan beton silinder dengan cetakan silinder di dalam tempat cetakan.

Metode engambilan dan pengujian beton inti.


Metode pengujian mutu air untuk digunakan dalam beton.

Tata cara Pengambilan contoh agregat.


Semen portland.


Semen portland komposit.

Semen portland pozzolan.


Metode pengujian keausan agregat dengan mesin Los Angeles.
Metode pengambilan contoh untuk campuran beton segar.
Metode pengujian sifat kekekalan bentuk agregat terhadap larutan natrium sulfat dan magnesium sulfat.



Pelaksanaan pekerjaan beton untuk jalan dan jembatan.

Tipe Semen Portland (PC)
Semen Tipe I (ordinary Portland cement)
adalah semen yang paling umum digunakan untuk konstruksi beton, tidak terekspos terhadap sulfat dalam tanah atau dalam air. Penggunaan semen tipe ini tidak memerlukan persyaratan khusus seperti tipe-tipe semen lainnya.

Semen Tipe II (Modified cement)
adalah semen yang dalam penggunaannya adalah untuk beton yang memerlukan ketahanan terhadap sulfat kadar sedang. Panas hidrasi yang terjadi adalah sedang.

Semen Tipe III (Rapid-hardening Portland cement)
adalah semen yang dalam penggunaannya adalah untuk beton yang memerlukan kekuatan awal yang lebih tinggi, sehingga cocok dipakai bilamana pembukaan acuan/cetakan beton dikehendaki dapat dilakukan lebih awal. Sedangkan untuk pekerjaan beton massa atau beton dengan penampang struktural besar, tipe semen ini tidak boleh digunakan karena akan terjadi laju perkembangan panas yang tinggi.

Semen Tipe IV (Low-heat Portland cement)
adalah semen Portland yang dalam penggunaannya adalah untuk beton yang memerlukan panas hidrasi rendah, seperti pembetonan untuk dam gravitasi.

Semen Tipe V (Sulphate-resisting cement)
adalah semen yang memiliki sifat ketahanan terhadap sulfat kadar tinggi.

Pozzolan PC
Semen PC yg dicampur pozzolan alam/buatan, sehingga tahan sulfat dan panas hidrasi yg timbul lebih rendah (cocok untuk bangunan air, lingkungan air laut, tempat basah/lembab)

Bahan Tambahan/ Addmixture

TIPE
PENGARUH TERHADAP CAMPURAN BETON
Accelerating


Retarding

Normal water-reducing

Accelerating water-
Reducing


Retarding water-
Reducing


Superplasticizer


Air-entrained
Mempercepat waktu pengikatan dan menambah kekuatan awal

Memperlambat waktu pengikatan

Mengurangi jumlah air campuran dengan konsistensi yang ditetapkan

Mengurangi jumlah air campuran dengan konsistensi yang ditetapkan serta mempercepat pengikatan

Mengurangi jumlah air campuran dengan konsistensi yang ditetapkan serta memperlambat waktu pengikatan

Mengurangi jumlah air campuran dengan konsistensi rendah

Membentuk gelembung udara dalam campuran beton

PENGENALAN-BETON-UNTUK-KONSTRUKSI-JEMBATAN-002
PENGENALAN BETON UNTUK KONSTRUKSI JEMBATAN 002
PENGENALAN-BETON-UNTUK-KONSTRUKSI-JEMBATAN-003
PENGENALAN BETON UNTUK KONSTRUKSI JEMBATAN 003

Apabila sobat teknik sipil ingin mengikuti atau berlangganan artikel dari kami silahkan mengunjungi di : 

GROUP FACEBOOK INSTAGRAM YOUTUBE  

Jika ingin mencopy artikel ini, mohon cantumkan juga sumbernya karena saya melihat ada blog yang copas tidak menyertakan sumbernya. Atau jika tidak, tulislah dengan bahasa masing-masing. Hargailah setiap karya dan usaha orang lain.

Sekian postingan singkat kali ini mengenai Pengenalan Beton Untuk Kontruksi Jembatansemoga bisa bermanfaat. Jangan lupa untuk selalu berbagi satu kebaikan dengan cara share atau bagikan artikel ini ke teman-teman di sosial media agar bermanfaat bagi yang lainnya dan semoga kebaikan kalian mendapatkan Berkah dan Rahmat dari Sang Maha Pencipta... Amin Allahumma Amin.

3 comments for "PENGENALAN BETON UNTUK KONSTRUKSI JEMBATAN"

  1. Okew,blog bagus untuk diikuti,khususnya yang berkecimpung di dunia konstruksi terusla berkarya,kami menunggu artikel2 lainya yang berhubungan dengan dunia konstruksi..

    ReplyDelete
  2. terimakasih atas kunjungannya pak.... semoga bermanfaat
    amin

    ReplyDelete
  3. MANTAP...SANGAT BERMAMFAAT...MABBARKKA BROO

    ReplyDelete