Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

ILMU JEMBATAN

ILMU JEMBATAN

Ilmu-jembatan 01


Jembatan adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk melewatkan lalu lintas yang terputus pada kedua ujungnya akibat adanya hambatan berupa: sungai / lintasan air, lembah, jalan / jalan kereta api yang menyilang dibawahnya. Struktur bawah jembatan adalah pondasi. Suatu sistem pondasi harus dihitung untuk menjamin keamanan, kestabilan bangunan diatasnya, tidak boleh terjadi penurunan sebagian atau seluruhnya melebihi batas-batas yang diijinkan.

5 Prinsip Pemilihan Konstruksi Jembatan
-
-
-
-
-
Konstruksi Sederhana (bisa dikerjakan masyarakat)
Harga Murah (manfaatkan material lokal)
Kuat & Tahan Lama (mampu menerima beban lalin)
Perawatan Mudah & Murah (bisa dilakukan masy)
Stabil & Mampu Menahan Gerusan Air

Hal Yang Harus Diperhitungkan Dalam Pembuatan Pondasi
-


-
-
-
-
-
Berat bangunan yang harus dipikul pondasi berikut beban-beban hidup, mati serta beban-beban lain dan beban- beban yang diakibatkan gaya-gaya eksternal
Jenis tanah dan daya dukung tanah
Bahan pondasi yang tersedia atau mudah diperoleh di tempat
Alat dan tenaga kerja yang tersedia
Lokasi dan lingkungan tempat pekerjaan
Waktu dan biaya pekerjaan

Pemilihan Letak Jembatan
1
2
3
Pilih Bentang Terpendek
Hindari Lokasi Belokan Sungai
Hindari Tinggi Abutment yang Tinggi

Bangunan Pelengkap Jembatan
1. Sayap Jembatan
Fungsi : Menahan tebing sungai dan pangkal jembatan

Ilmu-Jembatan-02
Ilmu Jembatan 01

2. Krib
Fungsi : Mengarahkan & mengurangi hantaman air pada sayap & pangkal jembatan yang terletak di belokan sungai.
Ilmu-Jembatan-02
Ilmu Jembatan 02

3. Oprit
Fungsi : Jalan masuk ke Jembatan & Tanjakan maksimum 12%
Ilmu-Jembatan-03
Ilmu Jembatan 03

Jenis Konstruksi & Batasan Jembatan yang “Biasa” didalam teknik sipil :
-


-
-
-
-
-
Berat bangunan yang harus dipikul pondasi berikut beban-beban hidup, mati serta beban-beban lain dan beban- beban yang diakibatkan gaya-gaya eksternal
Jenis tanah dan daya dukung tanah
Bahan pondasi yang tersedia atau mudah diperoleh di tempat
Alat dan tenaga kerja yang tersedia
Lokasi dan lingkungan tempat pekerjaan
Waktu dan biaya pekerjaan
Catatan : Jembatan dengan jenis konstruksi khusus & panjang bentang diluar keempat jenis diatas, perlu persetujuan dari KMT.

Ada beberapa tipe konstruksi jembatan yaitu :
1. Jembatan Gelagar Besi Lantai Kayu
Kelebihan
-
-
-
-
-
Harga Murah (jika ada kayu di desa setempat)
Konstruksi Sederhana
Kekuatan Gelagar (besi) Terjamin
Perawatan Mudah & Murah
Gelagar Besi Awet (jika terlindung dari karat)

Kekurangan :
-
-
Kayu Lantai Sering Lapuk (apalagi kualitas kayu rendah)
Kenyamanan Lalu Lintas Kurang

2. Jembatan Beton Bertulang
Kelebihan :
-
-
-
-

Awet (tidak mengenal istilah lapuk seperti kayu)
“Relatif” Tidak Perlu Perawatan
Nyaman bagi Lalu Lintas
Harga murah jika dikaitkan dengan umur pakai/manfaat yang panjang karena kualitas baik

Kekurangan :
-
-
-
-
-
-
Harga Mahal jika kualitas jelek shg umur pakai pendek
Konstruksi Lebih Rumit
Perlu Pengawasan Ketat untuk Menjamin Kualitas Beton
Pondasi Perlu Lebih Kuat (beban konstruksi lebih berat)
Lebih Sulit dalam Perbaikan, jika ada kerusakan
Kesalahan dalam “pengecoran” Sulit Diperbaiki

3. Jembatan Gantung
Kelebihan :
-
-
-
-
-
-
Bentang Cukup Panjang
Harga Murah
Konstruksi Sederhana
Pelaksanaan Mudah
Kabel Baja “Awet”
Tidak Ada Pekerjaan “Pondasi di Air atau Pilar”

Kekurangan :
-
-

-
Kayu Lantai Mudah Lapuk (apalagi jika kualitas kayu rendah)
Hanya bisa untuk Kend Roda 2 (untuk bisa kend roda 4 harus ada perhitungan yang rumit)
Kurang Nyaman (kondisi yang bergoyang)

4. Jembatan Gelagar & Lantai Kayu
Kelebihan :
-
-
-
-
Harga Murah (apalagi jika ada kayu di desa setempat)
Konstruksi Sederhana
Pelaksanaan Mudah
Pemeliharaan Cukup Mudah

Kekurangan :
-
-
Kayu Kurang Awet atau Mudah Lapuk (apalagi jika kualitas kayu rendah)
Sedikit Kurang Nyaman bagi Lalulintas

Jenis Pondasi Jembatan
3 Jenis Pondasi Jembatan yang ada didalam teknik sipil :
1. Pondasi Langsung
-
-
Bahan pasangan batu kali atau beton bertulang
Cocok untuk jenis tanah yang sedang hingga keras

2. Pondasi Pancang
-
-
Bahan tiang dari beton bertulang atau kayu
Cocok untuk jenis tanah yang lunak

3. Pondasi Sumuran
-
-
Bahan dari adukan beton
Cocok untuk jenis tanah berpasir dimana tanah keras agak dalam
Ilmu-Jembatan-04
Ilmu Jembatan 04

Penjangkaran Tanah (Ground Anchor)
Metode pemboran ini dilakukan di dalam tanah pondasi yang baik terdiri dari lapisan berpasir, lapisan kerikil, lapisan berbutir halus ataupun batuan yang lapuk, serta suatu bagian yang menahan gaya tarik  seperti campuran semen dengan kabel baja atau semen dengan batang baja dimasukkan ke dalam lubang hasil pemboran tersebut, kemudian disertai suatu gaya tarik setelahnya untuk memperkuat konstruksinya.

1. Tipe Jangkar
-
-
-
Penjengkaran dengan tahanan geser
Penjangkaran dengan plat pemikul
Penjangkaran gabungan

2. Metode Penjangkaran
-
-
-
-
-
Metode penjangkaran dengan grouting
Metode penjangkaran dengan lubang bertekanan (jangkar PS)
Metode penjangkaran dengan penekanan (jangkar baji)
Metode penjangkaran plat
Metode jangkar UAC

3. Metode Penjangkaran Prategang Pratekan dengan Grouting
-
-
-
-
-
Tiga Bagian Penting Penjangka- Anchorage- Free stressing (unbonded) length- Bond length
Grouting
Material Tendon
Spacers & Centralizers
Ilmu-Jembatan-05
Ilmu Jembatan 05

Ilmu-Jembatan-06
Ilmu Jembatan 06
Ilmu-Jembatan-07
Ilmu Jembatan 07

Toleransi
1. Denah
-
-
Abutmen atau pilar (diukur dari garis perletakan) 2.0 cm
Baut angker bila telah digrouting 0.5 cm

2. Posisi akhir pusat ke pusat perletakan
-
-
Panjang bentang 1.0 cm
Jarak melintang dari perletakan – perletakan 0.5 cm pada tiap abutmet atau pilar

3. Elevasi Permukaan
-
-
Permukaan abutment atau pilar + 2.0 cm
Permukaan atas balok landasan balok + 0.5 cm

4. Penahan Horizontal
-
Titik pusat perletakan sampai ke permukaan dinding 0 + 0.5 cm

5. Perletakan
-
-




Elevasi / Permukaan + 0.5 cm
Lokasi 2.0 cm

REFERENSI 
1. Jenis Jembatan dan pembebanan
2. Perilaku dan sistem Struktur Rangka Baja
3. Perencanaan Struktur Jembatan Rangka Baja
4. Gambar Standart Jembatan Rangka Baja

Apabila sobat teknik sipil ingin mengikuti atau berlangganan artikel dari kami silahkan mengunjungi di : 

GROUP FACEBOOK WEB YOUTUBE  

Jika ingin mencopy artikel ini, mohon cantumkan juga sumbernya karena saya melihat ada blog yang copas tidak menyertakan sumbernya. Atau jika tidak, tulislah dengan bahasa masing-masing. Hargailah setiap karya dan usaha orang lain.

12 comments for "ILMU JEMBATAN"